Anugerah News 2019

Oleh:
Pdt. AROZATULO TELAUMBANUA, S.Th., M.Pd.K

Seorang Yang Mempersembahkan Hidupnya Kepada Pihak Lain

Hidupnya bagi kesejahteraan dan keperluan-keperluan orang lain. Ini merupakan kebalikan dari orang yang memikirkan dirinya sendiri saja dan orang yang larut dalam sakit hati dan kebutuhan-kebutuhannya sendiri. (Filipi 2:19-21).

Tidak Suka Menuntut

Tidak menuntut hak-haknya atau persamaan hak. Ia menerima yang diberikan kepadanya dan berterima kasih atas hal itu.

Tidak Bebas

Orang yang mau menanggung kesusahan atau ketidaknyamanan demi kepentingan orang lain, tidak seperti sifat orang yang mengatakan, “Aku tidak perlu menanggung hal ini.” (I Korintus 9:19.

Seorang Yang Tidak Merasa Perlu Mempertahankan Reputasi

Seorang hamba itu serupa dengan Yesus (Filipi 2:6), tidak perlu punya problem identitas atau individualistis. Ia mencari penghormatan dari orang lain, yaitu Bapanya. Da tidak berambisi untuk cari nama atau reputasi bagi dirinya sendiri.

Seorang Yang Tidak Sombong

Karena itu, ia tidak mudah sakit hati atau cepat marah. Yang cepat tersinggung itu hanyalah orang-orang yang berjiwa seorang “Tuan”, bukan orang yang memiliki perhambaan.

Seorang Yang Melakukan Lebih Dari Pada Pekerjaan Yang Sudah Ditugaskan

Meskipun demikian, ia tidak mengharapkan terimakasih (Lukas 17:7-10). Ia telah belajar untuk hidup dengan mata terarah kepada pujian dari tuannya, bukan dari sesamanya (Kolose 3:23-24).

Seorang Yang Memiliki Hadirat Allah

Allah berjalan bersama hamba yang rendah karena Ia pun seorang hamba (Yesaya 57:15). Ia suka berjalan dengan mereka yang seperti diri-Nya dan sepadan dengan-Nya.