Puji Tuhan, acara Yudisium perdana STT Anugerah Misi Nias Barat bisa berjalan dengan baik oleh karena pertolongan Tuhan. STT Anugerah Misi Merupakan Perguruan tinggi satu satunya yang ada di Wilayah Kabupaten Nias Barat, di kampus ini generasi muda diperlengkapi dengan berbagai displin ilmu untuk menjadi hamba Tuhan yang mandiri dan berkarakter Kristus.

Dalam acara Yudisium dimulai dengan prosesi masuk ruangan Yudisium Senat Dosen, dilanjutkan dengan nyanyi dan doa oleh Pdt. Sozanolo Mendrofa (Sekertaris YRLI). Dalam Laporan ketua Panitia Yudisium Pdt. Junieli Waruwu, M.Th menyampaikan bahwa setelah selesai tahapan Meja Hijau selanjutnya adalah Yudisium. Puji Tuhan hari ini 21 Juni 2021, STTAM Nias Barat melahirkan serjana s1 sebanyak 23 orang dan mendapatkan gelar secara sah.

Ibu Yafeni Zai, S.Th (Bendahara YRLI) yang menyampaikan Firman Tuhan dikutip dari Kitab Yesaya 5:1-7. Nabi Yesaya mempersonifikasi ajarannya. Yesaya menyebut adalah Pengusaha yang memiliki sebuah kebun anggur yang terletak  di lereng bukit yang subur. Dia telah mengolah tanah yang hendak ditanami anggur dengan sangat baik. Ia bahkan telah membuat pagar sekeliling kebun agar kelak pohon-pohon anggur itu tidak terganggu oleh binatang. Ia juga membuat sebuah pondok bermenara tinggi sehingga ia dapat mengawasi seluruh perkebunan. Hal yang paling penting adalah bahwa pengusaha ini tidak menanam dari benih yang sembarangan, ia telah memilih benih pilihan yang terbaik. Semua ini dia lakukan dengan harapan kelak dia akan memanem buah anggur manis yang berlimpah-limpah. Namun sayang, pengusaha yang telah berlelah-lelah sedemikian itu mendapati bahwa kebun anggurnya hanya menghasilkan buah anggur yang asam. Buah yang tidak layak untuk dinikmati. “Ia mencangkulnya dan membuang batu-batunya, dan menanaminya dengan pokok anggur pilihan; ia mendirikan sebuah menara jaga di tengah-tengahnya dan menggali lobang tempat memeras anggur; lalu dinantinya supaya kebun itu menghasilkan buah anggur yang baik, tetapi yang dihasilkannya ialah buah anggur yang asam.” (Yesaya 5:2)

Dalam Poin Khotbah Ibu Yafeni Zai, mengharapkan bahwa melalui YRLI dan STTAM Nias Barat telah menghasilkan buah yakni Mahasiswa 23 Orang yang diyudisium hari ini. pertanyaan apakah buah ini manis atau asam tentu setelah Wisuda akan menjadi kesaksian/ Khotbah yang hidup ditengah masyarakat.

Dalam Arahan dan Bimbingan yang disampaikan oleh Ketua YRLI Pdt. Yunusman Mendrofa, S.Th. Mengucapkan terima kasih kepada Dosen dan Staff STTAM Nias Barat yang telah berjuang untuk membentuk karakter mahasiswa melalui pengajaran, disiplin dan spiritual sehingga hari ini kita menyaksikan kebesaran Tuhan.

Dalam acara Yudisium turut hadir Pembina YRLI bapak Jeverson Duha, SE, Ketua YRLI Pdt. Yunusman Mendrofa, S.Th dan seluruh Tim, Ketua dan Dosen STTAM Nias Barat serta orang tua mahasiswa peserta Yudisium.

Kata Penutup dan Doa Berkat disampaikan oleh Pdt. Arozatulo Telaumbanua, M.Pd.K

Semuanya hanya untuk kemuliaan Tuhan Yesus.